QRIS Lintas untuk jemaah haji dan umrah

QRIS Lintas untuk jemaah haji dan umrah

vlatitude – QRIS Lintas untuk jemaah haji dan umrah adalah salah satu topik terbaru dan sangat strategis di 2025–2026, di mana Bank Indonesia (BI) sedang mendorong integrasi QRIS dengan Arab Saudi agar jemaah Indonesia bisa bertransaksi langsung pakai QRIS saat berada di sana, tanpa perlu bawa banyak uang tunai atau kartu asing.

1. Apa itu QRIS untuk jemaah haji dan umrah?

qris lintas

QRIS untuk jemaah haji dan umrah berarti:

  • Jemaah Indonesia bisa bertransaksi (belanja, makan, transportasi, dll) di Arab Saudi langsung pakai QRIS dari aplikasi dompet digital Indonesia (misal: DANA, GoPay, Livin’ by Mandiri, dll).
  • Transaksi dikonversi ke riyal Saudi dan dibebankan ke rekening/dompet digital dalam rupiah, dengan biaya konversi sesuai kebijakan bank/dompet digital.
  • Tujuannya: memudahkan jemaah, meningkatkan keamanan, dan mendukung pariwisata halal Indonesia.

2. Integrasi QRIS dengan kartu Nusuk

Kunci dari QRIS untuk jemaah haji dan umrah adalah integrasi dengan kartu Nusuk, yaitu kartu identitas digital resmi dari Pemerintah Arab Saudi untuk jemaah haji dan umrah.

  • Kartu Nusuk:
    • Kartu identitas digital jemaah yang digunakan untuk akses ke Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan layanan lain di Arab Saudi.
    • Saat ini, kartu Nusuk juga bisa digunakan untuk pembayaran di merchant tertentu di Arab Saudi.
  • Integrasi QRIS + Nusuk:
    • BI sedang mengupayakan agar QRIS bisa terintegrasi dengan kartu Nusuk, sehingga jemaah bisa:
      • Scan QRIS di merchant Arab Saudi, atau
      • Tap HP di mesin merchant (QRIS Tap/NFC) untuk bertransaksi.
    • Dengan integrasi ini, jemaah tidak perlu bawa banyak uang tunai atau kartu kredit asing, cukup bawa HP dan kartu Nusuk.

3. Status terkini (2025–2026)

  • Rencana BI:
    • Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa BI akan mengupayakan QRIS bisa dimasukkan ke kartu Nusuk untuk jemaah umrah dan haji.
    • Targetnya: QRIS bisa digunakan oleh jemaah haji dan umrah di Arab Saudi pada 2026.
  • Kerja sama dengan Arab Saudi:
    • BI sedang menjajaki kerja sama dengan otoritas pembayaran Arab Saudi untuk interkoneksi sistem pembayaran.
    • Fokus pada harmonisasi regulasi, keamanan, dan settlement antara sistem QRIS Indonesia dan sistem pembayaran Arab Saudi.
  • Fintech & dompet digital:
    • Fintech dan dompet digital Indonesia mulai menyiapkan infrastruktur untuk mendukung QRIS di Arab Saudi.
    • Beberapa fintech sudah mulai menyediakan dompet digital khusus untuk jemaah haji dan umrah yang bisa digunakan di Arab Saudi.

4. Manfaat bagi jemaah haji dan umrah

  • Kemudahan transaksi:
    • Jemaah bisa bertransaksi langsung pakai QRIS, tanpa perlu menukar uang tunai atau bawa kartu kredit asing.
    • Cocok untuk belanja makanan, minuman, suvenir, transportasi, dan kebutuhan harian di Arab Saudi.
  • Keamanan:
    • Mengurangi risiko kehilangan uang tunai atau kartu kredit.
    • Transaksi tercatat dan bisa dipantau melalui aplikasi dompet digital.
  • Kenyamanan:
    • Jemaah bisa fokus pada ibadah, tanpa perlu pusing soal uang dan pembayaran.
    • Cocok untuk jemaah yang tidak terbiasa dengan kartu kredit atau pembayaran digital asing.

5. Peluang bagi seller & brand

  • Untuk seller yang punya hubungan dagang dengan Arab Saudi:
    • Bisa manfaatkan QRIS lintas negara untuk pembayaran langsung ke supplier di Arab Saudi.
    • Bisa promosi “produk untuk haji/umrah, bayar pakai QRIS” sebagai nilai tambah keamanan dan kemudahan.
  • Untuk brand fashion & kecantikan muslimah:
    • Bisa manfaatkan QRIS untuk ekspansi pasar ke Arab Saudi, terutama di kategori modest fashion, hijab, dan skincare halal.
    • Bisa promosi “belanja di Arab Saudi pakai QRIS” sebagai nilai tambah di konten travel & shopping.
  • Untuk live commerce & social commerce:
    • Bisa buat konten “persiapan haji/umrah pakai QRIS” untuk menarik pembeli yang sedang mempersiapkan ibadah.
    • Bisa promosi produk untuk haji/umrah (pakaian ihram, mukena, tas haji, dll) dengan metode pembayaran QRIS.

6. Tantangan & solusi

  • Tantangan:
    • Regulasi dan keamanan data: Arab Saudi punya aturan ketat soal transaksi digital dan perlindungan data, sehingga perlu kesepakatan bilateral yang kuat.
    • Literasi pengguna: Tidak semua jemaah haji dan umrah paham QRIS, dan tidak semua merchant Arab Saudi paham QRIS.
  • Solusi:
    • Edukasi jemaah: buat panduan sederhana cara pakai QRIS di Arab Saudi.
    • Kolaborasi dengan travel umrah: integrasikan QRIS ke paket umrah sebagai nilai tambah. jetsadabetth
    • Gunakan QRIS Tap (NFC) di booth fisik atau pop‑up store untuk memberikan pengalaman pembayaran cepat dan aman. luck365
Exit mobile version