• Rupiah Menguat ke Rp16.782/USD

    Rupiah Menguat ke Rp16.782/USD

    vlatitude – Rupiah menguat ke level Rp16.782 per USD pada penutupan Senin (26 Januari 2026) menunjukkan ketahanan mata uang Garuda di tengah volatilitas global, didorong kombinasi faktor domestik solid dan pelemahan dolar AS. Faktor Penggerak Penguatan Rupiah 1. Sentimen Global: Data Ekonomi AS LemahPenguatan rupiah sejalan pelemahan DXY (indeks dolar AS) setelah data ekonomi AS mengecewakan,

    Read More

    //

  • Regulasi E-commerce: Aturan Baru Harus Relevan

    Regulasi E-commerce: Aturan Baru Harus Relevan

    vlatitude – Regulasi e-commerce Indonesia 2026 sedang dalam tahap revisi krusial, dengan fokus utama agar aturan baru relevan terhadap tren confident commerce, daya saing UMKM, dan ekosistem digital inklusif, bukan menghambat inovasi. 1. Revisi Permendag 31/2023: Biaya Admin Platform Diatur Kemendag sedang merevisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 yang mengatur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).

    Read More

    //

  • QRIS Masuk China & Korea Selatan Q1 2026: Diplomasi Ekonomi Digital RI

    QRIS Masuk China & Korea Selatan Q1 2026: Diplomasi Ekonomi Digital RI

    vlatitude – Bank Indonesia (BI) mengumumkan target ambisius: sistem pembayaran QRIS akan bisa digunakan di China dan Korea Selatan mulai kuartal I 2026 (Januari–Maret). Pengumuman Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta pada 21–22 Januari 2026 ini menandai percepatan diplomasi pembayaran digital Indonesia di Asia Timur, sekaligus memperkuat target nasional 17 miliar transaksi QRIS di 2026.​ Status Saat

    Read More

    //

  • Fokus utama: “Confident Commerce” 2026

    Fokus utama: “Confident Commerce” 2026

    vlatitude – Fokus utama e‑commerce Indonesia 2026 adalah beralih dari perang diskon ke arah “confident commerce” — yaitu konsumen belanja dengan lebih percaya diri, karena memilih berdasarkan kepercayaan (trust), kualitas, dan nilai jangka panjang, bukan hanya karena harga murah, serta platform, brand, dan UMKM pun berevolusi dari sekadar “toko online” menjadi bagian dari infrastruktur pertumbuhan hidup dan bisnis.

    Read More

    //

  • Konteks makro: proyeksi GMV dan masa depan e‑commerce

    Konteks makro: proyeksi GMV dan masa depan e‑commerce

    vlatitude – Konteks makro yang membentuk masa depan e‑commerce Indonesia 2026 berada di antara pertumbuhan ekonomi digital yang sangat kuat, dengan e‑commerce sebagai roda utama, dan peralihan dari pasar muda yang masih “berdiskon ria” menuju ke pasar dewasa yang berbasis kepercayaan, loyalitas, dan nilai jangka panjang. 1. Proyeksi GMV 2026 dan 2030 Berdasarkan laporan e‑Conomy SEA

    Read More

    //

  • QRIS sebagai alat diplomasi ekonomi

    QRIS sebagai alat diplomasi ekonomi

    vlatitude – QRIS kini secara resmi diangkat sebagai instrumen diplomasi ekonomi Indonesia, bukan hanya sebagai alat pembayaran dalam negeri, tetapi sebagai infrastruktur keuangan nasional yang diproyeksikan ke luar negeri untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan koneksi keuangan regional/global. 1. QRIS sebagai bagian dari diplomasi ekonomi Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menempatkan ekspansi QRIS lintas batas sebagai capaian

    Read More

    //

  • Tren utama: “Confident Commerce” di 2026

    Tren utama: “Confident Commerce” di 2026

    vlatitude – Tren utama e‑commerce di Indonesia 2026 kini dijelaskan sebagai “masuknya era confident commerce”, yaitu pergeseran dari belanja berbasis diskon murah ke belanja yang lebih percaya diri, terencana, dan berbasis kepercayaan terhadap kualitas produk dan pengalaman berbelanja.​ 1. Apa itu “Confident Commerce”? Confident commerce menggambarkan fase baru e‑commerce: konsumen tidak lagi membeli hanya karena harganya murah, tapi karena

    Read More

    //

  • Premiumisasi Berbasis Nilai di e‑commerce Indonesia 2026

    Premiumisasi Berbasis Nilai di e‑commerce Indonesia 2026

    vlatitude – Di 2026, e‑commerce Indonesia memasuki era confident commerce, di mana konsumen tidak hanya cari murah, tapi produk yang lebih premium namun tetap value‑for‑money. Tren ini, yang dikenal sebagai “premiumisasi berbasis nilai”, menunjukkan bahwa konsumen kini lebih selektif, memilih produk berkualitas tinggi yang memberikan manfaat jangka panjang, meskipun harganya lebih tinggi dari produk biasa. Perilaku Belanja yang

    Read More

    //

  • Biaya QRIS (MDR) dan isu beban di merchant & konsumen

    Biaya QRIS (MDR) dan isu beban di merchant & konsumen

    vlatitude – Biaya QRIS, khususnya Merchant Discount Rate (MDR) dan isu “biaya tambahan / admin” di merchant & konsumen, menjadi topik paling hangat di 2026, karena masyarakat mulai protes ketika diminta bayar “biaya admin” saat bayar pakai QRIS, padahal BI sudah jelas aturannya. 1. Biaya QRIS (MDR) untuk merchant MDR (Merchant Discount Rate) adalah biaya layanan yang

    Read More

    //

  • Kepercayaan jadi faktor utama belanja digital

    Kepercayaan jadi faktor utama belanja digital

    vlatitude – Di 2026, “kepercayaan” bukan lagi sekadar pelengkap, tapi menjadi faktor utama yang menggerakkan keputusan belanja digital di Indonesia. Konsumen makin cerdas, selektif, dan mengutamakan kepercayaan terhadap platform, brand, dan seller sebelum membeli, terutama untuk produk bernilai tinggi. 1. Kepercayaan sebagai penggerak utama belanja Laporan dan analisis industri menunjukkan bahwa kepercayaan (trust) kini menjadi pendorong

    Read More

    //